Dua Bulan Bersama Windows7

24Feb09

x61-windows7

Hingga saat ini, kurang lebih dua bulan sudah saya melakukan percobaan kandidat sistem operasi keluaran Microsoft terbaru, yakni Windows7.  Saya turut serta melakukan beta-testing ini tentu saja dengan tujuan untuk mengetahui apakah benar ada perbaikan signifikan yang dilakukan oleh Microsoft setelah sistem operasi terbarunya, Windows Vista, mendapat kritikan pedas di sana sini.

Windows7 Ultimate (Build 7000) tersebut saya pasangkan di notebook Lenovo Thinkpad X-61 model 7675-CTO, dengan konfigurasi kurang lebih prosesor Intel Core2Duo T7300@2Ghz, 4GB DDR2 SODIMM-RAM, 120GB SATA HDD, kartu grafis Intel x300, kartu jaringan Intel LAN Gigabit dan kartu jaringan nir-kabel Intel WiFi Link AGN 3945.

Salah sisi positif dari Windows7 ini, adalah betapa gembiranya saya ketika melihat deskripsi perangkat keras yang dikenali oleh Windows7 menunjukkan total RAM 4GB yang terinstall (2 x 2GB Crucial SODIM 200PIN DDR PC5300), dapat dibaca dan dipergunakan sejumlah itu, pada lingkungan 32 bit. Artinya, berbeda dengan Windows XP Pro yang hanya mengenali 3GB RAM.

Perubahan signifikan adalah koneksi internet dengan menggunakan jaringan WiFi terasa lebih cepat dan kuat apabila dibanding dengan menggunakan kabel. Sebagai catatan, saya menggunakan router nirkabel Linksys WRT160N di rumah saya. Perbedaan sangat terasa apabila dibandingkan dengan Windows XP Pro, yang koneksi jaringan kabelnya lebih kuat daripada jaringan tanpa kabelnya.

Tapi selain dari itu, Windows 7 memiliki rasa, perangai dan bahkan bau yang sama dengan Windows Vista. Dari tampilan muka hingga bunyi startup Windows-nya juga sama.

Sisi “buruk” lainnya adalah penjelajah internet yang terpasang secara default adalah Windows Explorer 8 beta 1. Dan hingga saat ini saya belum bisa melakukan proses uninstall dan menggantinya dengan Windows Explorer 7 yang jauh lebih stabil. Sehingga yang saya lakukan adalah melakukan proses instalasi Mozilla Firefox untuk keperluan penjelajahan internet.

Terus, seperti halnya dengan Windows Vista, pada Windows7 juga terdapat aktivitas harddisk yang terus menerus meskipun tidak terdapat program yang aktif. Menurut yang saya baca sih hal itu wajar, karena Windows7 terus-menerus melakukan update index untuk mempercepat proses startup program maupun proses pencarian dan pembukaan suatu dokumen tertentu. Tapi menurut saya, it’s something that’s annoying. Dan saya belum bisa menemukan cara untuk mendiamkan harddisk tersebut.

Saya bukan seorang teknisi, atau “geek” yang memiliki kemampuan untuk melacak perbedaan Windows7 dengan Windows VIsta pada tingkatan kernel. Sebagai end-user, saya merasa bahwa Windows7, paling tidak hingga saat ini belum menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam konteks penggunaan sehari-hari apabila dibanding Windows Vista.

Oke, sementara ini dulu laporan beta testingnya. Nanti kita teruskan kembali.

*****

Iklan


No Responses Yet to “Dua Bulan Bersama Windows7”

  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: