Musim Dingin Telah Secara Resmi Tiba

24Nov08

winter Yes, that’s true. The winter has officially arrived.

Jadi ada baiknya apabila saya bersiap-siap untuk menghadapi cuaca dan suhu yang terkadang terasa menyebalkan itu.

Not that I am not thankful for what I am being right now. Tapi beneran, suhu yang terlampau dingin benar-benar terasa menyebalkan. Menurut saya, masih lebih mendingan hawa panas. Karena paling tidak, saya bisa lepas baju dan menggeletak di ubin untuk menyegarkan diri. Sementara kalau hawa dingin ini, saya harus menyandarkan “nasib” kepada perusahaan listrik dan gas yang tarifnya benar-benar rip-off itu.

Having said that, saya jadi punya semacam konspirasi bahwa mungkin, para kumpeni itu sangat betah di Indonesia, well, paling tidak dari apa yang saya baca di buku sejarah, lebih dari 350 tahun mereka bercokol di bumi pertiwi itu, adalah karena memang di tanah air tercinta itu segala sesuatunya terasa nikmat. Hangat, ramah, dan segar, khas wilayah tropis.

Having said that, again, mungkin situasi itulah yang juga terlalu lama menina-bobokkan my fellow countrymen, dengan “jargon-jargon” bahwa negeri ini kaya raya, tanahnya subur makmur, kayu di tanam bahan makan dituai. Sehingga mungkin, mereka (dan juga saya… who knows) agak tumpul semangat juangnya. We were trained… or conditioned, to take everything for granted. Mungkin lho ya. Beruntunglah buat anda-anda yang merasa bahwa anda masih memiliki semangat juang yang tinggi. Kudos for that!

Tapi coba mari kita bandingkan dengan cerita-cerita epik dan heroik dari negara lain, mereka pada umumnya menceritakan how they have to survive the hardest times in their times to become what they are now. Bukannya di buku PSPB dan PMP kita tidak ada hal-hal semacam itu. Tentu saja kita masih ingat bagaimana para pejuang-pejuang kemerdekaan itu harus berkorban segalanya demi kemerdekaan ibu pertiwi. No doubt about that.

Saya hanya berharap bahwa saya, dan generasi sesudah saya, memiliku etos seperti para pejuang itu, bahwa saya masih harus belajar lebih keras: bahwa nothing in this world can be taken for granted.

What do you think?

Iklan


4 Responses to “Musim Dingin Telah Secara Resmi Tiba”

  1. akhirnya loe onlen lagih Jul hehehe..welcome back 🙂

  2. Hahaha… Thank’s a bunch, Nden. 🙂

    I hope I can make it right this time. heheheh.

  3. Jul, would you send me some articles with pics or video if you have to my new section @ VIVAnews.com ? This is citizen journalism concept, you can see here : http://ureport.vivanews.com/, you could write about anything. And also please spread the information about thi to any Indonesian you met in Brussel, to join as our citizen journalist, maybe for your Kabid Penerangan juga bisa sekalian kirim info ke kita kalo ada event.

    send to my email ya nenden.novianti@vivanews.com

    Jakarta juga udah dingin dan mulai banjir kok Jul hehehe..

  4. Ok, Nden. Let’s see what I can do yak… 😀


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: